Salam kompak selalu…

Semua manusia terlahir dalam kondisi yang sama, tanpa busana dan tidak tahu apa-apa. Tuhan menganugerahinya dengan akal dan fikiran untuk bekal dia di dunia sampai kembali kepada-Nya

Mungkin bagi beberapa anak yang terlahir dari kalangan berada, secara materi akan disiapkan oleh keluarga buat masa depannya, tidak demikian bagi penulis dan sebagian besar dari kita yang terlahir dari keluarga sederhana. Namun bagaimanapun kondisinya, semuanya kembali lagi ke kita masing-masing, mau kearah mana tujuan hidup kita, pada hakekatnya semuanya adalah dari kita yang menentukan arahnya. Semangat tinggi dan selalu positive thinking adalah kunci utama seseorang untuk bisa berkarya dengan maksimal. Berusaha dan selalu berdoa kepada Sang pencipta agar segala langkah kita senantiasa diberkati oleh-Nya.

Sebagaimana mayoritas fresh graduate yang baru lulus dari kampus, kita hanya punya bekal ijazah dan beberapa sertifikat keterampilan lainnya, namun pengalaman kita di dunia kerja tentu masih sangat minim, sudah seharusnya langkah pertama kita adalah mencari pengalaman di dunia nyata, bidang apapun semuanya baik, asalkan sesuai dengan hati kita serta tidak menyimpang dari norma-norma yang ada.

Dalam tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman perjalanan dalam menggapai shipyard konvensional. Sebagaimana lazimnya alumnus yang baru lulus, saya juga mencari pekerjaan dan Alhamdulillah mendapatkan kesempatan bekerja di bidang shipyard. Tentu selama 1 sampai 2 tahun pertama, disamping kita bekerja dengan serius, kita juga harus meng-upgrade diri dengan mempelajari bidang lainnya, bidang apapun. Membacabuku dari berbagai literature baik mengenai Leadership, Marketing, Administrasi, Personalia dan Hubungan Masyarakat akan sangat bermanfaat bagi kita nantinya.

Bekerja dengan serius, disiplin, semangat dan penuh tanggung jawab sudah otomatis akan menimbulkan nilai kepercayaan yang tinggi pada diri kita, orang lain tentu akan memberikan penilaian sebagai seseorang yang mempunyai kelebihan dan bisa dipercaya. Ketika kita sudah mencapai pada titik tersebut, jaga kepercayaan itu, pertahankan dengan selalu memegang komitmen serta tunjukkan dengan karya yang nyata, Insyaalloh kesempatan akan datang seiring dengan semakin matangnya kepribadian kita. Perbanyaklah jaringan dengan senantiasa menjaga hubungan baik dengan siapapun untuk bisa menciptakan sebuah peluang untuk bisa mandiri.

Ketika kita sudah merasa yakin bahwa ada satu peluang untuk mandiri, jangan pernah takut, harus dengan tekad yang bulat dan berani ambil keputusan untuk hijrah dan atau sambil bekerja mencoba untuk berwiraswasta, manakala kita ada satu keyakinan lagi, segeralah untuk keluar dari zona nyaman (yang kebanyakan tidak terlalu nyaman juga) dan mulailah dengan full wiraswasta.

Sangat banyak bidang usaha di dunia shipyard yang bisa dibuat sebagai pijakan untuk kita mandiri, seperti menjadi supplier barang apapun, menjadi subcontractor untuk beberapa pekerjaan apapun, menjadi konsultan atau inspector, menjadi agency apapun, menjadi broker dan lain sebagainya. Tentu dalam hal ini kita harus benar-benar mampu me-manage waktu kita, buatlah waktu kita ini lebih banyak untuk berkarya serta berkualitas. Perhatikan dan ciptakan peluang lewat beberapa jaringan yang menurut kita menjadi pilihan terbaik. Buatlah konsep nyata dan harus berani sharing dengan teman dan ataupun investor yang bisa support untuk merealisasikan rencana-rencana yang saling menguntungkan nantinya. Bersiaplah membuat shipyard konvensional.

Bebarapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan shipyard konvensional sebagai pemula :

  1. Pemilihan lokasi / lahan
  2. Minimum luas lahan sekitar 2 (dua) hectare.
  3. Area waterfront / lebar perairannya harus cukup yaitu minimal 80 meter.
  4. Akses jalur keluar masuknya kapal /armada yang akan menjalani perbaikan / repair harus mudah.
  5. Jauh dari pemukiman penduduk.
  6. Masuk dalam area industri, sehingga akan selalu di-support pemerintah daerah tanpa khawatir akan ada penggusuran.
  7. Lahan sementara bisa sewa dan ataupun kerjasama dengan pihak lain.
  8. Lokasi kita harus mudah mendapatkan bahan baku dan lainnya untuk mengurangi operasional cost.
  9. Perhatikan kedalaman air (draft) pada lokasi kita.
  10. Apabila lokasi kita terdampak oleh air pasang-surut yang perbedaannya cukup signifikan, tentu harus kita perhatikan saat kondisi surut.
  11. Setting lokasi / Lahan
  12. Membuat layout shipyard.
  13. Penimbunan/ pengerasan lahan dengan memperhatikan drainage.
  14. Pembuatan jetty / dermaga sederhana dengan kedalaman yang cukup pada daerah pinggir.
  15. perairannya untuk sandar kapal dan ataupun untuk posisi floating repair / perbaikan terapung.
  16. Tentukan posisi slippad / daerah landasan untuk turun naiknya kapal, serta lakukan pengerasan yang maksimal pada daerah tersebut ( ini untuk jenis fasilitas dry docking slipway – balon).
  17. Tentukan area produksi, usahakan dari prosentase luas lahan yang ada, 80% untuk area produksi, selanjutnya kita bisa merencanakan posisi infrastruktur lainnya seperti workshop, warehouse, rumah generator, office, tempat limbah, tempat ibadah, MCK, pos penjagaan, tempat parkir dan lain sebagainya. Posisikan bangunan tersebut berada di daerah depan dan pinggir lahan kita, sehingga area produksi bisa maksimal.
  18. Tentukan titik-titik panel / Power supply pada daerah rencana posisi project dalam proses produksi nanti.
  19. Tentukan titik-titik connection pemadam kebakaran.
  20. Dalam penentuan posisi infrastruktur terutama workshop dan warehouse harus kita perhatikan kemudahan dan kecepatan mobilisasinya untuk mensupport proses produksi.
  21. Seharusnya posisi kantin dan mess karyawan berada diluar area shipyard.
  22. Tentukan titik-titik penerangan induk sekeliling shipyard.
  23. Sebaiknya dibuat pagar sederhana keliling shipyard untuk lebih meningkatkan keamanan secara menyeluruh.
  24. Penentuan fasilitas dry docking

Beberapa jenis fasilitas dry docking antara lain :

  1. Graving dock.
  2. Floating dock.
  3. Slipway with cradle.
  4. Slipway with airbag / balon.
  5. Syncro lift dry dock.
  6. Kombinasi diantaranya.

Dari semua jenis dry docking tersebut tentu ada kelebihan dan kekurangannya, kita dalam menentukan pilihan harus disesuaikan dengan dana yang ada, lokasi shipyard, pangsa pasar, kondisi kedalaman perairan serta efesiensi dalam operasionalnya. Kemudian kita rencanakan semua fasilitas pendukungnya, seperti heavy equipment, machinery, kelengkapan fasilitas galangan, peralatan, perlengkapan dan lain sebagainya.

  1. Penyusunan struktur organisasi shipyard

Untuk shipyard / dock konvensional dalam penyusunan struktur organisasinya tentu harus ramping, yang penting tepat guna, cukup dengan 6 orang kepala bagian untuk bisa menjalankan usaha ini, dan yang lainnya adalah worker.

Contoh struktur organisasi shipyard konvensional :

Direktur/Manager bisa merangkap sebagai Marketing, membawahi HRD/Administrasi Umum, kemudian divisi-divisi dibawah Direktur antara lain Divisi Produksi dan Perencanaan, Divisi Fasilitas Galangan, Divisi Logistik dan Purchasing serta Divisi Keuangan/Accounting

Contoh Struktur organisasi shipyard medium :

Direktur membawahi 2 Manager yaitu Manager Operasional dan Manager Keuangan. Dibawah Manager Operasional ada divisi Marketing, Produksi, Pas Gal dan Perencanaan Teknik. Sedangkan dibawah Manager Keuangan ada divisi Logistik, Purchasing, Keuangan, HRD dan Administrasi.

  1. Pembuatan rencana anggaran dan Action plan

Setelah beberapa tahapan sebagaimana tersebut diatas, selanjutnya kita bisa merencanakan anggaran biayanya mulai dari proses perijinan, persiapan lahan, pembuatan infrastruktur, pembuatan fasilitas galangan, pengadaan seluruh peralatan dan perlengkapan serta kebutuhan heavy equipment-nya, perencanaan seluruh kebutuhan untuk support kebutuhan semua divisi / bagian yang ada, kebutuhan kantor dan lain sebagainya. Pembuatan action plan serta network planningpun sangat berperan sebagi panduan awal langkah kita.

Setelah segala sesuatunya tersusun dengan baik, pilihlah tenaga ahli yang tepat untuk mengisi beberapa posisi penting tersebut sebagai tim inti kita demi berjalan dan berkembangnya shipyard ini. Team work yang solid dan berdedikasi tinggi adalah merupakan kunci utama keberhasilan kita.

 

Sekali lagi, semuanya kembali ke diri kita masing-masing. Hidup adalah pilihan, semoga sang pencipta senantiasa membimbing langkah kita, Amin..

 

Selamat Berkarya..

Pontianak, 17 Januari 2017

Penulis : Multazam 1998 (Direktur PT. Delta Oriental Kapuas)

Editor    : Nurma Agus F 1998