Sebagai seorang mahasiswa teknik perkapalan, saya sering mendapat pertanyaan bahwa apakah lulusan teknik perkapalan itu kerjanya nanti adalah berlayar di lautan. Dengan singkat saya biasa jawab bahwa yang berlayar itu kebanyakan berasal dari lulusan sekolah pelayaran semisal Politeknik Ilmu Pelayaran atau Akademi Maritim.

Sekedar info kawan-kawan muda, teknik perkapalan adalah suatu disiplin ilmu keteknikan yang mempelajari kapal atau bangunan apung yang menyangkut perencanaan dan pembangunannya. Diharapkan seorang lulusan teknik perkapalan bisa mendesain sebuah badan kapal, kebutuhan daya mesinnya, struktur dan stabilitas, serta pengoperasian kapal yang sudah jadi untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hal sarana transporasi laut.

Saya sendiri adalah fresh graduate Teknik Perkapalan Universitas Hasanuddin mengambil labo transportasi laut dimana saya belajar tentang bagaimana belajar perencanaan operasi kapal dan manajemen kepelabuhanan.Tak rugi deh belajar Ilmu Perkapalan. Bagaikan seorang gadis, ilmu perkapalan bak gadis yang kinyis-kinyis matang manggis yang sungguh menggoda untuk didekati.

Tahukan masalah Dwelling time yang lagi lagi bahan perbincangan, antara Pak Rizal Ramli dan Pak RJ Lino. Nah dengan ilmu perkapalan kita ini, kita bisa mengerti dan memberikan solusi pemecahannya.

Mereka lanjut bertanya, jadi prospek kerja lulusan sarjana teknik perkapalan itu apa? Menjawab pertanyaan tersebut, saya ingin menjabarkan dulu tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia kemaritiman terutama tentang industri perkapalan

Kegiatan Industri Perkapalan Nasional

Ada berbagai kegiatan industri perkapalan nasional diantaranya:

1.Pembangunan Kapal Baru ( Shipbuilding )
2.Pemeliharaan dan reparasi kapal ( Shipyard )
3.Pembangunan industri sarana lepas pantai ( Fabricator )
4.Pemeliharaan & raparasi bangunan/peralatan sarana lepas pantai( Contractor / Oilfield service)
5.Industri komponen / peralatan kapal ( engineering)
6.Jasa konsultasi dan perekayasaan ( design & engineering )

Penguatan Dan Penumbuhan Industri Perkapalan

Jangka pendek:
1.Mendorong aglomerasi industri perkapalan dan industri pendukungnya.
2. Mendorong peningkatan kemampuan di bidang disain dan rekayasa kapal melalui pendirian PUSAT DESAIN DAN REKAYASA KAPAL NASIONAL dan kemampuan SDM di bidang perkapalan.
3. Mendorong peningkatan industri bahan baku dan komponen kapal dalam negeri.
4. Mendorong kerjasama luar negeri dalam pengembangan industri perkapalan nasional.
5. Mendorong pengembangan pasar dalam negeri sebagai base load pengembangan industri perkapalan nasional.
6.Mendorong restrukturisasi dan revitalisasi industri perkapalan dalam rangka peningkatan kapasitaspembangan baru dan perawatan.
7. Mendorong penerapan teknologi maju dan modernisasi peralatan melalui UPT dan Pusat Pelatihan SDM.

Jangka panjang:
1. Memfasilitasi pembangunan fasilitas produksi yang mampu membangun dan mereparasi kapal sampai dengan kapasitas 300.000 DWT dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.
2. Memperkuat industri perkapalan dan pertahanan.

Prospek Dunia Usaha Industri Maritim Nasional

Prospek dunia usaha Industri Maritim Nasional terbagi menjadi tiga bagian yaitu industri pelayaran, industri perkapalan dan lembaga yang terkait dengan dunia maritim.

1.Kegiatan usaha di industri pelayaran diantaranya:
· Shipping Line
· Ship Management
· Ship Chandler
· Freight forwarder
· Ship Agencies
· Ferries
· Fisheries
· Oil field services
· Mining Services

2.Kegiatan usaha di industri perkapalan diantaranya:
· Galangan Kapal
· Produsen Bahan Baku
· Produsen Komponen
· Biro Klasifikasi
· Sub Contractor
· Design Engineering
· Konsultan
· Independent Surveyor
· Pemasok

3.Kegiatan usaha di lembaga yang terkait dengan industri maritim nasional diantaranya:
· Perbankan
· Lembaga Keuangan Investasi
· Asuransi
· Regulator
· Instansi Pemerintah
· Pendidikan & Latihan
· Pelabuhan
· Perikanan
· Pertahanan & Keamanan
· Perindustrian
· Pariwisata
· Bea & Cukai
· Perdagangan
· Migas
· Pertambangan non migas

Tenaga Ahli Teknik Perkapalan Dalam Industri Perkapalan
1. Bidang Perencanaan, Rekayasa & Rancang Bangun, SDM dengan keahlian teori teknik perkapalan khususnya Naval Architect dan kemampuan inovasi & kreatifitas.
2.Bidang Pemasaran & Penjualan, termasuk estimasi & pengembangan usaha, SDM dengan kemampuan Sales & Marketing, teknik komunikasi, serta wawasan bisnis & keuangan
3. Bidang Produksi, termasuk perencanaan & pengendalian operasi / produksi, SDM dengan pengetahuan shipbuilding & ship repair project management.
4. Bidang Procurement, SDM dengan pengetahuan material dasar & komponen kapal, wawasan bisnis & keuangan serta kreatifitas.
5. Bidang Kualitas (QA&QC), SDM dengan kemampuan penguasaan peraturan & regulasi terkait dengan kualitas produk.

Semoga dengan adanya artikel ini, para pembaca bisa mengerti bagaimana prospek menjanjikan sebagai seorang lulusan teknik perkapalan. Dan bagi adik-adik SMA yang tertarik, mari bergabung dengan jurusan teknik perkapalan yang tersebar di berbagai universitas seperti Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Diponegoro Semarang, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Indonesia Jakarta, Universitas Darma Persada Jakarta, Universitas Pembangunan Negara Jakarta (UPN), Universitas Hang Tuah Surabaya (UHT), dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) .

Ayo, kita ramaikan industri maritim di Indonesia!

SUMBER: KOMPASIANA, 4 Februari 2015